Contoh Soal TKA (Tes Kompetensi Akademik) Mapel Bahasa Indonesia
Dampak Ekonomi Digital terhadap Pertumbuhan
Usaha Kecil dan Menengah (UKM)
Ekonomi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek bisnis, terutama bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Dengan adanya teknologi digital, UKM kini memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas. Transformasi ini didorong oleh beberapa faktor utama, seperti perkembangan e-commerce, sistem pembayaran digital, pemasaran berbasis data, serta pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence).
Salah satu perubahan signifikan dalam ekonomi digital adalah kemudahan akses ke platform e-commerce. UKM yang sebelumnya hanya mengandalkan toko fisik kini dapat menjual produknya melalui berbagai marketplace daring. Hal ini memungkinkan mereka menjangkau konsumen di luar wilayah lokal, bahkan hingga ke pasar internasional. Dengan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan toko fisik, UKM dapat mengalokasikan dana untuk inovasi dan peningkatan kualitas produk. Selain itu, sistem pengiriman yang semakin efisien memungkinkan UKM memenuhi pesanan dengan lebih cepat dan tepat waktu.
Selain akses pasar yang lebih luas, sistem pembayaran digital juga telah meningkatkan efisiensi transaksi keuangan. Penggunaan dompet digital dan pembayaran nontunai tidak hanya mempermudah konsumen dalam berbelanja, tetapi juga membantu UKM dalam mencatat keuangan secara lebih akurat. Keuntungan lain dari ekonomi digital adalah strategi pemasaran berbasis data. Melalui analisis data pelanggan, UKM dapat memahami tren pasar dan perilaku konsumen dengan lebih baik. Misalnya, penggunaan iklan digital yang ditargetkan memungkinkan UKM menjangkau segmen pasar yang lebih spesifik sehingga efektivitas promosi meningkat.
Meskipun menawarkan banyak manfaat, transformasi digital juga menghadirkan tantangan. UKM harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan meningkatkan literasi digital agar tetap kompetitif. Selain itu, keamanan data menjadi aspek penting yang harus diperhatikan dalam menjalankan bisnis secara digital untuk menghindari risiko peretasan dan penyalahgunaan informasi pelanggan. Dengan segala peluang dan tantangannya, ekonomi digital telah menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan UKM. Jika dikelola dengan baik, digitalisasi dapat menjadi pendorong utama bagi keberlanjutan dan daya saing usaha kecil di era modern ini.
(Sumber: Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia)
|
No. Soal
|
1
|
|
Kompetensi
|
Pemahaman Tekstual
|
|
Subkompetensi
|
Menyusun kerangka atau bagan berdasarkan bagian-bagian penting dalam teks
|
|
Bentuk Soal
|
Pilihan Ganda
|
1. Bagan yang tepat untuk menggambarkan bagian-bagian penting dalam teks tersebut
adalah ….
A.
B.
2. Bagaimana
pola pengembangan paragraf
ke-1, ke-2, dan ke-3 pada teks tersebut? Tentukan Benar atau Salah untuk
setiap pernyataan berdasarkan isi teks!
Dini : Teks tersebut sangat menarik dan bisa
menambah wawasan kita, terutama jika kita berencana untuk mengembangkan suatu
bisnis kecil.
Rio : Iya, pilihan katanya juga sangat mudah
dimengerti sehingga orang yang awam terhadap istilah di bidang ekonomi juga
mudah untuk memahami isi informasi yang disajikan.
Sena : Aku
sependapat dengan kalian berdua, tetapi rasanya teks tersebut akan lebih baik
jika disertai data pertumbuhan UKM dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau
pendapat ahli di bidang ekonomi.
Berdasarkan percakapan
tersebut, mengapa pendapat Sena sangat baik dalam menilai keakuratan dari
informasi yang disajikan tersebut?
Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk
setiap alasan berdasarkan isi teks!
Teks untuk soal nomor 4 s.d. 6!
Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, kami harus berpisah.
Bertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang diidapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca- kaca.
Saat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas isya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. ”Tidak ganti baju?” tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat. Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasanya sangat tidak elok.
Saya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coklatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan. Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya.
(Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyesuaian)
“Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau.”
Penggunaan kata serapan boyongan dapat memperjelas peristiwa yang dialami tokoh saya, yaitu …
A. Peristiwa pindahan yang sering dialami pegawai suatu instansi untuk kepentingan promosi jabatan.
B. Peristiwa pindah rumah dari kampung halaman ke tempat yang jauh untuk jangka waktu lama.
C. Pindah rumah bersama seluruh anggota keluarga dengan membawa semua barang rumah tangga.
D. Pindah rumah untuk mengikuti tugas kedinasan orang tua di tempat baru yang letaknya sangat jauh.
E. Kegiatan pindah rumah untuk sementara waktu dan akan berpindah lagi ke rumah dinas yang lain.
Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang membuktikan karakter sahabat tokoh saya merupakan seorang yang setia kawan?
Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan.
Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja.
Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya.
Dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang.
Rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya.
Continue reading Contoh Soal TKA (Tes Kompetensi Akademik) Mapel Bahasa Indonesia